ECOMMERCE & MANAJEMEN SERVICE PROCESS CLAUD COMPUTING

Pendahuluan

Seperti yang telah dibahas, cloud computing memiliki beberapa layanan seperti pada 
Cloud computing memberikan banyak keuntungan yang secara umum yaitu dapat ditingkatkan skala pengembangan, dapat dihandalkan , dan keamanan. Sedangkan bagi pengguna memberikan kemudahan dan keuntungan dalam menekan biaya baik dari sisi IT maupun dari sisi operasional.
Sedangkan bagi provider memberikan kemudahan bagi pengelolaan, menekan biaya dalam
maintenance layanan, memberik an kemudahan dalam melakukan diffrensiasi produk dengan penggunaan SLA, optimasi resource, harga produk atau service yang dijual lebih terjangkau.
Karena setiap layanan yang terdapat pada cloud terkait dengan pelayanan public dan bisnis serta teknologi informasi yang menjadi peranan utama (IT), maka organisasi ICT (information and communication technologies) membuat standarisasi yang mengatur pelayanan cloud computing yaitu ITIL V3 dan ISO/IEC 20000 : 2005.
Tabel 3.5 menjelaskan beberapa tolak ukur yan g digunakan untuk menilai setiap layanan yang diberikan oleh provider cloud berdasarkan ITIL V3 dan ISO/IEC 20000 : 2005
PenilaianPenjelasan
Konfigurasi manajemen database (CMDB)Pengukuran dilakukan dari sistem database yaitu :
Tipe dari database, aplikasi penunjang untuk dapat memodifikasi data dalam database, backup database, relasi atar database tersebut, integrasi database dengan tipe database lain dan mendapatkan bantuan teknis dalam melakukan konfigurasi database.
Service level managementPenguk uran dilakukan dari secara implisit terhadap setiap level dari layanan yang diberikan oleh provider dan pengukuran dimulai dari  SLA  (Service Level Agreement) yang diberikan oleh  provider service cloud .
Service continutity dan availability managementPen gukuran dilakukan dari kemudahan dan fleksiblenya layanan yang diberikan oleh provider, baik dari sisi upgrade atau downgrade layanan, dan seberapa lama layanan tersebut sudah dipublikasi dan dijual ke pasaran.
Resolution processPengukuran dilakukan dari kemampuan team manajemen provider dalam menangani berbagai proses seperti indicents (bencana), problem technical (masalah teknis) dan tanggapan atas permintaan tertentu atau perubahan tertentu.
Service reportingPengukuran dilakukan dari kemampuan pr ovider dalam menyediakan laporan baik terhadap layanan yang digunakan, laporan  historical layanan tersebut digunakan, laporan waktu penggunaan layanan yang dibeli.
Capacity managementPengukuran dilakukan atas performance provider baik dari sisi teknis maupun sisi manajemen. Pengukuran ini menghasilkan nilai kemampuan provider dalam memenuhi setiap kebutuhan konsumennya.
Information security managementPengukuran dilakukan dari sisi keamanan sistem, jaringan atau network yang tersedia, dan sisi keamanan infrastruktur yang dimiliki oleh provider. Bahkan pengukuran ini dilakukan dari sisi teknologi keamanan data yang dimiliki oleh provider.
usiness relationship managementPengukuran diukur dari beberapa faktor bisnis yang akhirnya akan memberikan hasil kem ampuan provider dalam menfasilitasi dan menyediakan solusi bagi bisnis.

Dari beberapa pengukuran seperti yang dijelaskan pada tabel 3.5 maka dapat dikelompokkan dalam beberapa kategori yang dapat diukur :
Incident manajemen : kata incident memiliki arti  sesuatu hal yang tidak diinginkan dan terjadi dalam waktu yang tidak direncanakan. Konotasi dari incident lebih memiliki nuansa negatif. Incident manajemen adalah sebuah proses untuk mengatasi dan menangani segala kejadian buruk yang mungkin terjadi, term asuk masalah teknis dan pertanyaan yang diberikan oleh pengguna.
Penilaiannya termasuk :
  1. Kemampuan untuk mendeteksi dan mengatasi setiap kejadian. Hasilnya berupa nilai / presentasi downtime .
  2. Kemampuan untuk mengidentifikasi prioritas bisnis secara realtime dan pengalokasian sumber daya komputer secara dinamis.
  3. Kemampuan untuk mengidentifikasi potensi kejadian yang mungkin terjadi.
Hasilnya berupa opini atau rekomendasi solusi.
  1. Kemampuan helpdesk dalam mengatasi keluhan dan masalah.
Change  manajemen
Memastikan setiap perubahan yang terjadi sepengetahuan pengguna, mendapatkan persetujuan, dan dikaji ulang kembali sebelum diimplementasikan oleh pengguna. Change manajemen memastikan setiap perubahan yang terjadi dalam pengendalian pengguna. D
Capacity  manajemen
Memastikan biaya yang dikeluarkan sesuai dan seimbang dengan ukuran atau harapan yang ingin dicapai melalui investasi  TI . Pengukuran dilakukan dengan melihat 2 sisi yaitu :
  1. Sisi kapasitas bisnis : perencanaan dan kebutuhan bisnis diselaraskan dengan perencanaan TI di kemudian hari. Pengukuran dapat diambil dari beberapa data yang tersedia, layanan TI yang sudah tersedia, dan forecast TI. Semua pengukuran tersebut pada dasarnya hanyalah sebuah strategi
  2. Sisi kapasitas dalam pelayanan : terfokus pada pelayanan dan pengukuran performance TI yang sedang digunakan, performance operational helpdesk TI.
  3. Sisi komponen TI : terfokus pada pengendalian, utility, dan performance komponen TI. 
Availability   manajemen
Terfokus pada kemampuan manajemen dalam memberikan layanan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pengguna. 
Problem  manajemen
  1. Terfokus pada usaha untuk meminimalkan akibat dari setiap kejadian, yang akan memberikan ha sil kecilnya resiko yang akan ditanggung oleh bisnis.
  2. Problem manajemen terkait dengan change manajemen setiap kali terjadi perubahan. 
Memiliki beberapa kategori yaitu :
KategoriPenjelasan
ProblemSesuatu kejadian yang be lum jelas, biasanya masih dalam tahap investigasi.
Know errorSesuatu kejadian yang diketahui penyebabnya, biasanya ini dilakukan setelah selesai mendiagnosis suatu masalah atau problem.
KEDBPenyebab error -nya database.
WorkaroundDokumen teknis yang m enjadi acuan user dalam bertindak ketika terjadi masalah.

Event   manajemen
Terfokus pada monitoring operasional dan pengendalian

Service   validasi dan testing
Memiliki beberapa focus yang ingin diraih :
  1. Meningkatkan kepercayaan untuk membuat layanan baru a tau mengubah layanan tertentu, meningkatkan nilai jual.
  2. Menjadi validasi bahwa service   atau layanan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pengguna.
  • Menjamin layanan sesuai dengan kebutuhan dengan menerbitkan terms and conditions use .
Dari semua faktor pengukuran yang telah diuraikan dan mengacu kepada ITIL V3 dan ISO/IEC 20000:2005, beberapa provider memberikan jasa penilaian terhadap layanan dari provider cloud yang lain.
Kesimpulan dari management service process (MSP) : provider cloud tertentu atau consultant cloud memberikan jasa penilaian terhadap layanan cloud computing yang tersedia di pasaran yang nantinya diselaraskan dengan kebutuhan dan keinginan pengguna atau bisnis, sehingga dengan jasa dari  consultant cloud   ini akan didapatkan hasil  layanan cloud terbaik yang cocok untuk diimplementasikan dan mendukung kinerja dan produktifitas bisnis.
Penilaian yang diberikan oleh consultant cloud tentunya mengacu dan berorientasi kepada
acuan dari ITIL V3 dan ISO/IEC 20000:2005

Daftar Pustaka

ECOMMERCE & MANAJEMEN SERVICE PROCESS CLAUD COMPUTING ECOMMERCE & MANAJEMEN SERVICE PROCESS CLAUD COMPUTING Reviewed by Unknown on Thursday, February 01, 2018 Rating: 5

No comments

Business

[recent]